Posts

SEJARAH YANG DI KABURKAN

Image
Nama MALINAU pada masa kolonial Belanda adalah TIDOENGSCHE LANDEN / NEGARA TIDUNG. Dan setelah Indonesia merdeka daerah ini bergabung dan masuk dalam wilayah kedaulatan Republik Indonesia penyebutannya berubah menjadi TANAH TIDUNG. Pada masa inilah banyak sekali terjadinya upaya mengaburkan dan menghilangkan sejarah Malinau yang sebenarnya, seperti di hancurkannya bangunan rumah sakit dan kantor pemancar radio peninggalan kolonial belanda yang berada di Malinau. Adapun peninggalan yang sengaja di hilangkan keberadaannya yaitu Tugu pahlawan yang dulunya terletak di simpang empat jembatan Malinau 1 sekarang, dan kini berada di halaman kantor kecamatan Malinau kota. Identitas TANAH TIDUNG (Malinau) perlahan-lahan di hilangkan, salah satu peninggalan yang masih dapat kita lihat sekarang yaitu MASJID JAMI ANNUR yang sekarang di namakan MASJID BESAR ANNUR lebih di kenalnya dengan sebutan MASJID KUNING, peninggalan dari PANEMBAHAN AJI KUNING yang pertama ka...

Sejarah Asal Usul Awal Penyebutan Malinau Menjadi Malinau.

Image
Pada Awalnya Malinau  Adalah Sebuah Kawasan Pemukiman sebuah  KERAJAAN TIDUNG  yang di pimpin oleh Muhammad Ali Hanapiah dengan GELAR PANEMBAHAN RADJA TUA  Yang Dihuni Suku Tidung. Daerah Ini Selanjutnya  Pada zaman Penjajahan Belanda Kerajaan Tidung disebut TIDUNGSECH LANDEN.      ( NEGERI TIDUNG)di malinau.Tahun 1914 Menjadi Kerapatan Tanah Tidung Tahun 1949 di jadikan kewedanaan Tanah Tidung  ibu kotanya malinau dan tahun 1964  kewedaan Tanah Tidung menjadi pengubung bupati  bulungan wilayah Tanah Tidung  di malinau,tahun1965  berubah lagi menjadi pembatu bupati bulungan wilayah tanah tidung malinau.Tahun  1999 menjadi Kabupaten Malinau di jabat oleh Drs.H.Asmuni Ali. Berdasarkan Keterangan Tokoh Masyarakat Suku Tidung, Asal Mula Timbulnya Atau Disebutnya Nama Malinau Saat Kedatangan Orang-Orang Belanda Ke Pemukiman Yang Dulunya Bernama Muara Malinau. Di Kulau Malinau atau pagun Alung Malinau. Tinggal Pendudu...

SINGAL TIDUNG HIASAN KEPALA HAS SUKU TIDUNG

Image
Singal Tidung Hiasan kepala has suku Tidung Hiasan kepala orang tidung merupakan salah satu warisan harus di jaga generasi muda yang akan datang sehingga singal has tidung ini tidak termakan zaman yang moderen ini.hiasan kepala has orang tidung ini kususnya singal adalah penutup kepala yang di gunakan oleh orang tidung pada masa dahulu dan sampai sekarang, terdapat dua jenis  singal yang di gunakan pada zaman dahulu dan sampai sekarang yaitu singal tertutup dan singal yang terbuka. Hiasan kepala warisan suku tidung ini memiliki rupa  dan  bentuk yang teristimewa,keistimewaan ini menjadikan singal salah satu hiasan kepala tidung yang terkenal hingga kini walau pun pemakaiannya tidak seperti padan zaman dahulu,hiasan kepala orang tidung di gunakan dalam perhelatan besar seperti  acara adat,nikahan ,irau dan lainnya. Sejarah singal Tidung Raja lamabat ini dikenal  dengan sebutan raja betanduk,karena beliau ini mempunyai tanduk  atau daging tumb...

ASAL USUL SUKU TIDUNG DI PULAU BORNEO

ASAL USUL SUKU TIDUNG Mengenal asal usul suku TIDUNG yang tersebar di daerah  pantai sungai tidung yang sekarang dinamakan sungai sesayap dan sekitarnya.Tidung berasal dari kata  dasar yaitu tideng.tideng berarti gunung,sebutan huruf  E berubah menjadi huruf U ,kerena para pendatang dari luar daerah kurang tepat menyebutnya,maka kata Tideng berubah menjadi Tidung ,jadi  tepatnya tanah tidung berartinya tanah gunung. Suku tidung menurut legenda pada mulaya berasal dari percampuran darah antara suku yang berasal dari daerah pegunungan (gunung) dengan suku yang mendiami daerah pantai yaitu pulau mandul.kerajaan tersebut bernama kerajaan berayu,sehingga keturunanya dinamakan suku tidung (sejarah lengkap disusun tersendiri) Wilaya tidung pada jaman dahulu kala meliputi sebagaian muara sungai kayan ( bulungan ) sampai si sungai belambangan di daerah sabah malaysia timur.sehingga suku Tidung terdiri dari beberapa sub suku seperti : 1. Tidung Malinau 2. Tidung Sesa...

TRADISI PERKAWINAN SUKU TIDUNG

NGATOD BELANJA Memberikan jujuran ditentukan ketika akan melangsungkan perkawinan maka uang mahar juga termasuk didalamnya. Maka dari itu masyarakat suku tidung .menganggap pemberian jujuran merupakan hal wajib yang harus ditunaikan dalam pernikahan yang berarti mereka menganggap jujuran adalah sebagai pemberian yang memang harus ada disetiap pernikahan. Mas kawin merupakan hasil kesepatan pada saat beseruan yang menjadi kewajiban untuk di penuhi oleh calon mempelai pria untuk diantar kerumah calon mempelai wanita . Waktu penyerahan jujuran tradisi perkawinan suku tidung , mengunakan pantut dari pihak laki-laki memberikan pantut dan dari pihak perempuan membalas pantut dari pihak laki-laki . BERPACAR Sebelum dekat hari akad nikah masing” mempelai sudah sudah mengunakan perwarna kuku alami yang berwarna merah  yang bersal dari daun pacar AKAD NIKAH Akad nikah sebelum mempelai pria masuk kedalam rumah ia akan melakukan akad nikah sebelum mempelai pria masuk keda...

SEJARAH KAMPUNG SEBAWANG/SIBAWANG

Image
Begitu Lama Bermukim Di Panagar Terjadilah Pergantian Pimpinan Yaitu Anak Panembahan Mas Mangku Yang Bernama Alamsyah Dengan Gelar Panembahan Alamsyah Diangkat Menjadi Raja Menggantikan Ayahnya Yang Sudah Tua. Sama Dengan Daerah Pemukiman Lainnya Bahwa Di Penagar Juga Mengalami Hal Yang Sama Sampai-Sampai Pemukiman Ini Dipagar Untuk Mengamankan Penduduk.Oleh Karena Itu Panembahan Alamsyah Pun Mencari Daerah Yang Lebih Aman Dari Gangguan Dari Luar.Akhirnya Perkampungan Di Panagar Di Pindahkan Ke SEBAWANG Tepatnya Dalam Sungai Sebawang Kurang Lebih 1000 Meter Dari Muara. Perpindahan ini sekaligus berangkat maka dibuatlah rakit besar yang dinamakan KOTA BERJALAN,dalam bahasa daerahnya PAGUN MAKEU. Sebagai Pertanda Bahwa Mereka Mulai Berangkat Meninggalkan Kampung Penagar Dibunyikan Meriam (Dalam Bahasa Tidungnya Majil Lentaka Yang Bernama Dandem Birahim Sebanyak 7 (Tujuh) Kali Tembakan. Mereka Berangkat Mengikuti Pasang Untuk Masuk Ke Sungai Sebawang.Dalam Perjalanan Dari Penagar...

PANEMBAHAN RADJA PANDITA

Image
Pada masa pemerintahan  PANEMBAHAN RADJA TUA ,yang kemudian di lanjutkan oleh RADJA PANDITA,Kerajaan Kesultanan Bulungan selalu saja dan  sudah ada tanda –tanda ingin menguasai Kerajaan Tidung hal ini sering timbulnya perselisihan dan karena turut campur tangan dalam hal pengelolaan hasil hutan,pakaian kebesaran kerajaan,dan lain sebagainya.akhirnya oleh kolonial belanda RADJA PANDITA bersama dengan kedua cucunya SAYID ABDURAHMAN dan SAYID ABU BAKAR di asingkan/dibuang ke BATAVIA ,sedangkan AJI KUNING pulang kembali ke Malinau dan setelah dua tahun di Batavia,beliau dikirim kepulauan Seribu,sehingga semenjak kedatangan beliau di pulau tersebut,maka  dinamakanlah oleh beliau pulau tersebut dengan nama PULAU TIDUNG ,karena memang RADJA PANDITA adalah seorang Raja yang berasal dari suku TIDUNG . RIWAYAT SINGKAT RADJA PANDITA RIWAYAT SINGKAT DARI RADJA PANDITA Riwayat singkat dari Radja Pandita ini di bagi kepada beberapa b...