Posts

Showing posts from 2015

SEJARAH AWAL KAMPUNG KUALA KABIRAN

Sebagai mana kebiasaan pimpinan atau raja-raja suku tidung khsusnya tidung malinau,apabila pergantian pimpinan selalu mencari tempat pemukiman yang baru,hal ini pun terjadi pada perkampungan di kuala malinau. Setelah panamban raja tua meninggal,diangkatlah panamban raja pandita raja pandita yaitu anaknya yang  kedua menjadi  pimpinan atau  raja di kuala malinau.beberapa tahun kemudian kampung kuala malinau di pindahkan ke kuala kabiran yang sekarang bekas perkampungan itu terletak diseberang tanjung belimbing desa malinau kecamatan malinau kota. Kampung kuala kabiran lazimnya disebut pagun alun kabiranyang artinya ; Pagun = kampung Alung = long atau muara/kuala Kabiran = diambil dari nama hewan sejenis  monyet atau wawa bulunya hitam dan ekornya panjang Kenapa mengambil nama  hewan ialah pada waktu membersihkan untuk tempat perkampungan ,disana banyak  sekalai kabiran sehingga disebut pagun kabiran.dan juga ada sebuah sungai kecil simpang sung...

SEJARAH ASAL KAMPUNG KUALA MALINAU

Perpindahan dari Tideng  Pale,sempat dua kali  mengambil tempat perkampungan yaitu  SETIUD  dan  SAWANG   PANGKU .kedua perkampungan ini tidak baik untuk menetap,maka dicarilah  tempat  yang baru.Mereka  mudik sampai di simpangan  sebelah  kiri mudik  yaitu Sungai  Malinau. Pemukiman di   Kuala Malinau ini dimulai tahun 1187 hijriah (1776 masehi sampai tahun 1887 hijriah.Kampung Kuala Malinau dikenal dengan nama Pulau Sapi dibawah  Panembahan Radja Tua sempat dijabat 2 pimpinan,yaitu Panembahan Radja Tua dan Panembahan Radja Pandita. Tahun 1273 hijriah (1853 masehi) Panembahan Radja Tua wafat  dan dimakamkan diseberang Kampung  Kuala Malinau ( sekarang diseberang  Desa Pulai sSapi) diatas gunung  dekat jembatan gantung  penyeberang dari desa pulau sapi kedesa  mentarang baru.Pada batu nisannya  tertulis aksara arab tahun 1273 hijriah . Kampung Kuala Malinau biasa disebut...

SEJARAH AWAL KAMPUNG LIYU MAYE

Bahwa situasi dan kondisi kampung dipulau mandul  tidak aman,maka disepakati pindah untuk mencari  tempat pemukiman baru,maka mereka menyebarang dan masuk kesebuah selat yang dalam bahasa daerah  tempat pemukiman ialah liyu.disana meraka menetapkan liye maye atau selat besar,maye artinya besar,yang terletak dimuarah sungai tidung.mereka memakai perahu bercadik dalam bahasa aslinya disebut DANDENG. untuk ketahui bahwa pada waktu  itu di kalimantan  timur ini belum  ada kerajaan keculi kerajaan kutai,tidung dan berunei sebagai mana terletak pada atlas sejarah indonesia dan    dunia oleh   PT.Pembina Peraga,Penyusun Drs.Chalid latif dan Drs. Lrwin Lay halaman 14 halaman 17 dan halaman 18. selama   bermukim di liyu maye  kerajaan  tidung  selalu mendapat gangguan  dari  laut yaitu bajak  laut  dari philipina .selain gangguan  keamanan juga kedatangan rombongan dari pulau jawa yaitu...

ASAL USUL KEBERADAAN TANAH TIDUNG

Image
TANAH TIDUNG asal katanya Tanah Tideng ,artinya Tanah Gunung.Oleh kerena sebutan huruf  (E) oleh pendatang dari luar daerah kurang tepat menyebutnya,sehingga huruf (E) berubah menjadi huruf (U).Kenapa demikian tanah gunung,karena Wilayah Tanah Tidung sebagian besar terdiri dari dataran tinggi yang berbukit-bukit,pegunungan serta gunung yang cukup tinggi,yang dulunya terdapat di Kecamatan Malinau dahulunya,dengan adanya Kabupaten pemekaran serta  pemekaran Kecamatan meliputi Kecamatan MALINAU UTARA,MALINAU BARAT,MALINAU SELATAN terlebih KECAMATAN MENTARANG dan KECAMATAN LUMBIS serta KECAMATAN KERAYAN yang skarang tergabung dalam KABUPATEN NUNUKAN.Sedangkan sungainya adalah sungai TIDUNG yang mudiknya  berada di kecamatan krayan kabupaten nunukan.alirannya (DAS)sampai di kecamatan sesayap Kabupaten Bulungan yang saat ini dikenal dengan sungai sesayap.dan saat ini menjadi KAB.TANAH TIDUNG.

SEJARAH AWAL KAMPUNG TIDENG PALE.

Pada zaman  Pemerintahan   Panembahan Mangku Bumi ,Kampung Sebawang  dipindahkan ke Tideng  Pale ,dengan alasan bahwa Kampung  Sebawang  jauh  didalam sungai,sehingga  sulit mencari hubungan keluar.Perpindahan ini terjadi setelah ayahnya (Penembahan Alamsyah)meninggal dunia.Setelah beberapa bulan dari meninggalnya Panembahan Alamsyah  persiapan  pindah ke Tideng Pale pun tinggal berangkat.Tiba waktu yang telah ditentukan,maka perkampungan di Sebawang di pindahkan.Tideng  Pale  adalah  tempat  yang  di  pilih Panembahan  Mangku Bumi,karena Tideng  Pale ,adalah  air nya sudah  hambar (TIDAK ASIN). Pale artinya hambar,jadi gunung  hambar  yang  artinya gunung batas  air asin dengan air hambar (AIR TAWAR).

SEJARAH AWAL KAMPUNG PENAGAR / SELIDUNG

Tidak berapa berlama panamban mas  mangku  menjadi raja menggantikan  ayahnya  raja lambat yang usianyan sudah lanjut beliau pun meninggal dunia dan dimakankam di bebatu.mengingat ayahnya sudah  tiada dan  mendapatkan isteri orang kepatal perkampungan di bebatu supa dipindahkan ke selidung atau penagar.selama dikampung selidung atau penagar selalu mendapat gangguan dari  laut  yaitu  lanun-lanun dari philipina .untuk melindungi  rakyat dari serangan-serangan tersebut, maka panamban  mas mangku  memerintahkan penduduk kampung  membuat pagar sekeliling kampung sebagai benteng  untuk  menghalangi gangguan  musuh.karena kampung selidung ini dipagar sekelilingnya,maka  desebutlah kampung penagar dalam basaha daerahnya disebut pagung penagar.Diseberang kampung selidung (PENAGAR) agak kehulu sedikit terdapat  kampung  INJELUTUNG .kampung injelutung  ini adalah bagian dari perpindahan  pen...

SEJARAH AWAL BEBATU SUPA

Raja lambat mencari lokasi baru.mereka menyeberang yaitu ke bebatu supa sekarang.setelah dilihat,ternyata daerah ini baik untuk tempat pemukiman dan pertanian,maka disepakati bahwa kampung  bekilan dipindah ke bebatu supa .kenapa daerah  ini dinamakan bebatu supa? Cerita nya demikian; pada waktu Raja lambat bersama beberapa orang tua kampung melihat tempat ini,beliau terpeleset dan selapa tempat sihir beliau jatuh,yang dalam bahasa aslinya (TIDUNG) DEDATU SELAPA.maka perkampungan baru ini diberi nama DEBATU SELAPA.karena perubahan bahasa berubah menjadi BEBATU SUPA.bebatu supa adalah perkampungan yang baru yang dibangun raja lambat bersama masyarakat.

MONUMEN TUGU PAHLAWAN MALINA

Image
Monumen  bukanlah  sesuatu  yang bernilai jika kita tidak mengenal sejarah dan  nilai-nilai yang ada pada suatu  monumen, begitulah perkataan orang  yang  bijak. Saya akan  membagi sebuah  sejarah  yang  mungkin atau  khususnya anak-anak muda di malinau atau pun seseorang yang ingin menambah wawasan tentang malinau. sejuta cerita begitulah  saya gambarkan  bagi  kampung  halaman saya MALINAU merupakan daerah yang  ada  di prov.kalimantan utara, yang awal didiami oleh suku tidung dan beberapa suku lain, yang telah menjadi  masyarakat  heterogen dan  membentuk sebuah kabupaten. Sebelum  terbentuknya NKRI (negara kesatuan republik indonesia) malinau juga memiliki sejarah yang panjang. TUGU pahlawan, begitulah orang-orang tua suku tidung menyebut sebuah bangunan beton yang tua yang kini hanya bisa kita lihat sebuah duplikatnya saja, yang tepatnya di halaman kantor camat m...

DAYAK MERAP DALAM MEMORY SUKU TIDUNG

Image
Suku Dayak Merap adalah salah satu suku yang mendiami daerah Aliran Sungai Tidung (Das) yang merupakan salah satu suku yang hijrah dari Hulu Sungai Bahau yang kemudian ikut bergabung dan mendirikan Kampung di daerah Sungai Tidung dengan seizin Muhammad Ali Hanapiah gelar Radja Tua,yang pada waktu itu berkedudukan di alung sungoi malinau,yang ditandai dengan Ritual Isap Dada dan sebagai bagian dari ( Empire )Kerajaan Tidung Malinau,sepenggal cerita turun-temurun tentang kerja sama Muhammad Ali Hanapiah gelar Radja Tua bersama suku Dayak Merap tidak sampai disitu saja.Mengingat kejadian penyerangan ke Daerah Lahad Datu  (Malaysia) yang dilakukan oleh Radja Tua dan Dayak Merap yang pada waktu itu Merap dipimpin oleh LAING PANG dalam rangka membantu salah satu Kerabat Kerajaan Tidung terhadap suluk,kerena kerajaan kerabat tersebut menganggap diperlakukan secara tidak baik oleh suluk.kerabat Kerajaan Tidung mengirim utusan dalam rangka meminta bantuan kepada Radja Tua.Pe...

SEJARAH PULAU SAPI

Desa pulau sapi terletak di sebelah kiri mudik sungai tidung yang di kenal dengan sungai sesayap ( mentarang ).Pulau sapi sebenarnya adalah sebuah pulau kecil yang terletak di sebelah hulu desa pulau sapi sekarang yang dulunya adalah tempat panembahan Raja tua (alm) memelihara sapi pada jaman pemeritahan Kerajaan Tidung,sehingga dinamakan pulau sapi ,bukan kampung atau desa

SEJARAH ASAl USUL TANJUNG BELIMBING

Image
Malinau kota dianggap kurang aman ,terutama sekali sering mendapat serangan antara lain  AUSTRALIA dan sekutu serta kejamannya pemerintahan jepan ,masyarakat banyak yang mengungsi oleh kerana itu sebagian masyarakat ingin menetap di Tanjung Belimbing . Tahun 1949 pada pertengahan bulan januari,atas musyawarah para tokoh dan pemuka masyarakat ,maka di pilih serta di resmikan Tanjung Belimbing di jadikan perkampungan baru .pendiri Tanjung Belimbing pada waktu itu adalah Panembahan sulaiman (anak panembahan Aji kuning ) sebagai kepala adat Aji muhammad said selaku tokoh masyarakat Muhammad sawal tokoh masyarakat Aji kapitan Tokoh masyarakat  Asal usul Tanjung Belimbing. Berdasarkan cerita yang tercatat dalam sejarah,  Asal usul mula nama Tanjung Belimbing  adalah ditanjung sungai dekat batu ujang-ujang terdapat pohon belimbing besar namun pohon tersebut sudah lama jatuh kesungai karena tergerus air.dari sinilah nama tanjung belimbing di pakai sampai Sek...

Situs Sejarah yang ada di kab.Malinau

Image
(1). Taukah anda bahwa di kab.malinau memiliki situs Sejarah yang bernilai tinggi , situs sejarah ini adalah peninggalan Kaum Suku Tidung yaitu bagian dari bangunan/rumah(Kerajaan) Tidung Malinau. (2). Taukah anda sisa bangunan ini adalah peninggalan dari Kerajaan Tidung Malinau pada saat kepimpinan Radja Pandita pada tahun 1853 - 1892 (3). Taukah anda selain bagian dari bangunan tersebut juga terdapat tempat pemakaman umum muslim dan makam beberapa kerabat Kerajaan di bagian barat bangunan situs sejarah tersebut. (4). Taukah anda bahwa bagian dari situs Sejarah Malinau ini tidak pernah tersentuh oleh Pemerintah Daerah Malinau, setelah bertahun-tahun menjadi Kabupaten Malinau sejak tahun 2000. Kewajiban melestarikan (1). Dalam UU No 11 Tahun 2010 Bab 1 Pasal 1 ayat (6) disebutkan bahwa “Kawasan Cagar Budaya adalah satuan ruang geografis yang memiliki dua Situs Cagar Budaya atau lebih yang letaknya berdekatan dan/atau memperlihatkan ciri tata ruang yang kh...

Asal Muasal Nama Tarakan

Tarakan menurut cerita rakyat berasal dari bahasa tidung (suku tidung adalah suku asli Kalimantan yang tinggal di pulau Tarakan dan pulau2 sekitarnya) “Tarak” (bertemu) dan Ngakan (makan) yang secara harfiah dapat diartikan “Tempat para nelayan untuk istirahat makan, bertemu serta melakukan barter hasil tangkapan dengan nelayan lain. Selain itu Tarakan juga merupakan tempat pertemuan arus muara Sungai Kayan, Sesayap dan Malinau.

Asal –Usul Nama Suku Bulungan Dalam Legenda Masyarakat.

Sejarah terbentuknya sebuah Masyarakat di Kalimantan utara , Khususnya Bulungan tidak lepas dari cerita Legenda asal-usul keberadaan mereka. Cerita-cerita yang berisi tentang kisah orang-orang terkemuka diantara mereka maupun peristiwa-peristiwa penting lainnya disampaikan dari mulut kemulut selama beberapa generasi. Hal ini dapat dipahami karena Suku Bulungan pada dasarnya adalah suku bangsa penutur (menyampaikan sebuah peristiwa dengan cara dilisankan, Oral Tradition), oleh karena itu, mereka tidak memiliki abjad atau alfabet tersendiri, setelah agama islam masuk dan berkembang di Bulungan serta dipeluk oleh mayoritas suku Bulungan, barulah mereka mengenal tulis-menulis huruf arab murni maupun huruf Jawi (arab-melayu). Konon cerita asal-usul suku Bulungan dimulai dari kisah kehidupan Ku Anyi, Ku Anyi adalah seorang kepala Suku Dayak Hupan (Dayak Kayan Uma Apan) mereka tinggal di hilir Sungai Kayan, mula-mula mendiami sebuah perkampungan kecil yang penghuninya hanya terdiri atas kura...

Beberapa gunung-gunung besar yang ada di malinau

1. Gunung Makita (2053 meter) 2. Gunung Latuk (1850 meter) 3. Gunung Batutikung (1804 meter) 4. Gunung Legatemu (1801 meter) 5. Gunung Kelambit (1775 meter) 6. Gunung Kalung (1724 meter) 7. Gunung Bekayan (1599 meter) 8. Gunung Batutiban (1565 meter

Suku Asli yang ada di Malinau

1. Suku Dayak Tidung 2. Suku Dayak Kenyah 3. Suku Dayak Burusu 4. Suku Dayak Tagal 5. Suku Dayak Merap 6. Suku Dayak Punan 7. Lun Bawang/Lun Dayeh 8. Suku Dayak Abbay

PANEMBAHAN RADJA TAU (Radja Pemersatu Suku )

Image
Tongkat kepemimpinan kerajaan Tidung yang 11 dipegang oleh Hanapiah, suami Aji Ratu yang tidak lain adalah puteri Panembahan Hasan. Radja yang diberi gelar Panembahan Radja Tua tersebut adalah Putera Pangeran Muda . Pada masa itulah Pusat Kerajaan berpindah dari Tideng Pale ke Setiud dan Sawang Pangku/Kuala Bengalun, dan akhirnya ke Kuala Malinau/Pagun Alung Malinau/Pulau Sapi, Mentarang sekarang.Panembahan Radja Tua dikenal sebagai Radja Pemersatu dan karena itu juga berhasil menjaga keamanan wilayah dari serangan “ayau” (gium utok: mencari kepala, ngalap utok: mengambil kepala) ataupun peperangan. Para kepala suku menyepakati “ Perjanjian Sebila ” yang diikrarkan dengan mengisap darah.  Suku-suku yang dipersatukan adalah yang disebut “lun daud” (orang ulu) yaitu Lundaye di Sungai Tidung, Lun Tubu di Sungai Tidung dan Sungai Tubu, Lun Abay di Sungai Malinau dan Lun Bau yang berasal dari hulu sungai Kayan. Persahabatan juga diikat dengan Suku Bau yang datang dari S...

SILSILAH KETURUNAN RAJA TIDUNG DARI KERAJAAN BERAYU SAMPAI KERAJAAN TIDUNG

1.RAJA KUNDUNG 2.DAYANG DANDU 3.RAJA BAGEI / LIMBA ( BERGELAR RAJA EMPAT MATA ) 4.GUPPAN ( BERGELAR RAJA MANTERI GUPPAN ) 5.LAMBAT ( BERGELAR RAJA  LAMBAT /  RAJA BETANDUK   ) 6.MAS MANGKU   ( BERGELAR PANEMBAHAN MAS MANGKU ) 7.PANEMBAHAN ALAM SYAH ( BERGELAR PANEMBAHAN SEBAWANG ) 8.MANGKU   ( BERGELAR PANEMBAHAN MANGKU BUMI ) 9.AJI KAHARUDIN( BERGELAR PANEMBAHAN KAHARUDIN ) 10.TUGA ( BERGELAR PANEMBAHAN TUGA ) 11.HASAN ( BERGELAR PANEMBAHAN  ALIMUDIN / PANEMBAHAN PAMUSAKAN ) 12.M.ALI HANAPIAH ( BERGELAR PANEMBAHAN RAJA TUA ) 13. AJI MUHAMMAD SAPU /KACA  ( BERGELAR (PANEMBAHAN RAJA PANDITA ) 14. PANEMBAHAN AJI KUNING 15.AJI MAKI (AKIU) 16. PANEMBAHAN.AJI SULAIMAN 17.AJI SAHARMAN 18.AJI.M.SULAIMAN 19.AJI,ABD.MUTHALIB 20,AJI.BAHARUDIN.PS. 14 SAMPAI 20 SUDAH BUKAN RAJA ATAU   PANEMBAHAN   LAGI   TAPI PEMBAKAL  ATAU KEPALA ADAT .

SEJARAH RADJA EMPAT MATA (RADJA BAGEI)

l. KERJAAN BERAYU Kerajaan  berayu ini adalah sebuah kerajaan kecil yang bermukim di pulau mandul tepatnya bekas kerajaan  tersebut terletak di sebelah hilir desa tanah merah. Kerajaan ini diduga berasal dari perpindahan keluarga  dari kerajaan  kutai mulawarman.rajanya bernama kundung menguasai daerah pantai sungai kayan,sungai tidung  (sungai sesayap sekarang) sungai sembakung,sungai sebuku sampai disungai blambangan di malaysia timur. Alkisah,pada suatu hari raja dari hulu sungai tidung didaerah krayan kecamatan krayan kabupaten nunukan sekarang,bernama UPAY SEMARING yang  dikenal dengan sebutan yayus,menelusuri sungai tidung dengan  beberapa orang pengawalnya sampai kehilir.selain berjalan kaki juga mengunakan rakit yang terbuat dari kayu akhirnya mendekati kerajaan berayu. Setibanya di kampung (kerajaan ) berayu, YAYUS  pun mengutus beberapa pengawal untuk menghadap raja .karena ketatnya penjagaan pengawal RAJA KUNDUNG, peng...

SEJARAH BERDIRINYA MALINAU KOTA

Pendiri Kampung Malinau Kota Panembahan Aji kuning Kampung Malinau Kota 11 Tahun Sepeninggalan Panembahan Raja Pandita Tepat nya Tahun 1903.Panambahan Aji kuning Berserta Keluarganya Mulai Membuka Dan Berladang Di Sungai Sebamben Kemudian Di Jadikan Kebun.  Setelah Selesai Panen (Dalam bahasa Tidungnya Pange Ngatem), Panembahan Aji kuning Mengadakan Mufakat Dengan Orang Tua-tua Kampung,yang Maksudnya Supaya Kampung Kuala Kabiran Dan Di Pindahkan ke Sabamben.Dalam Mufakat Ini Di Setujui Maka Perkampung Kuala Kabiran Di Pindahkan ke Sebamben,Sebagai Kampung Baru. Perkampungan Baru ini Di Namakan Malinau Kota .Dengan Terbentuknya Perkampungan Baru ini,Penduduk Mulai Berangsur-angsur Pindah.  Tahun 1910 perumahan penduduk mulai diatur secara adat yaitu setiap rumah terdiri 7 sampai 10 kepala keluarga yang di sebut Lamin terkecuali pedagang atau pendatang baru. tahun 1911 jalanan dibuat dengan di paret kiri dan kanan,sepanjang jalan di berikan siring den...

Sejarah Asal Usul Malinau Seberang

Pagun Malinau Sembial / Malinau Seberang Melihat penduduk semakin hari semakin banyak yang membuka hutan baru tempat berladang dan berkebun di kuala sembuak sampai –sampai masuk kedalam Sungai Sembuak sampai Wared, akhirnya kuala sembuak di jadikan perkampungan yang baru. Tahun 1932 keluarga dari Sesayap bernama Abdul Samad gelar Pangeran Muda bersama Ujang Kamar mudik ke Sebamben dengan maksud ikut berkampung di Kuala Sembuak.beliau memberi tahu Kapten Sisten maksud kedatangannya itu.tapi kapten sisten tidak berani mengambil keputusan atas permintaan tersebut.Beliau di sarankan untuk bertemu Panembahan Aji kuning . Setelah pangeran mudah bertemu dengan Panembahan Aji Kuning ,beliau tidak keberatan dan menerima dengan baik atas maksud tersebut.Sedangkan teman Pangeran Muda yang bernama Ujang Kamar kembali ke Sesayap . Melihat perkembangan penduduk semakin banyak yang berladang dan berkebun di Kuala Sembuak ,maka oleh Panembahan Aji kuning pemukiman di Kuala Sembuak dinamakan Pa...

Adat suku dayak Tidung

Adat suku dayak Tidung. Tradisi itu merupakan warisan budaya dimana upacara adat masing sangat di jaga baik oleh suku dayak tidung malinau  Masak Indong/Naik Ayun Masak Indong atau Naik Ayun adalah suatu tradisi dari masyarakat Suku dayak Tidung, untuk anak bayi yang baru lahir dan belum pernah di ayun. Pada acara ini dilakukan pembacaan do'a dan sholawat oleh Imam, dan selanjutnya Bayi yang di gendong oleh orangtuanya memasuki arena acara yang diiringi Tetabuhan Hadrah dan disenandungkannya lagu-lagu Sholawat,Kemudian dilakukanlah acara Gunting Abuk / Gunting Rambut, dimana pengguntingan Rambut pertama sang bayi dilakukan oleh sang Imam. Acara Gunting Abuk berakhir yang ditandai dengan berakhirnya Tetabuhan Hadrah. Selanjutnya Sang bayi di naikkan kedalam Ayunan yang telah dihias sedemikian rupa.  Tolak bala/Musibah tradisi tidung dari masa kemasa yang masih terjaga oleh dayak tidung .tolak balah ini di lakukan di pinggir sungai dengan masyrakat membawa makanan nya masing – ...